Tidak ada orang orang yang benar benar setia dan tulus
Tidak ada orang yang benar2 setia dan tulus di dunia ini
Contohnya saja: aku punya musuh/ aku tidak suka dengan seseorang.
Bahkan orang tua ku saja tidak berani untuk membelaku. mereka lebih condong mempertahankan persaudaraan meskipun hal itu sudah menyakiti anaknya sendiri.
Jika aku tidak ada, pasti sampai saat ini, mereka akan tetap menjalin persaudaraan dengan orang yang sudah menyakitiku.
Kenapa aku selalu tanya, apakah mamah sayang sama aku?
Karena jika sayang, kenapa mamah membukakan pintu untuk keluarga yang paling aku benci di dunia?
Karena jika sayang, kenapa mamah lebih membela pedagang daripada aku?
Karena jika sayang, kenapa mamah tidak meminta ijinku dulu saat merubah apa yang sudah kubuat di pabrik?
Ketika aku dengan faisal, kakakku bilang bahwa dia tidak suka dengan keluarganya dia karena dulu pernah menghinanya. Begitu saja, sudah membuatku mengundurkan niatku melanjutkan dengannya. Begitu sayangku, karena aku peduli dengan pendapat mereka. Karena aku tahu rasanya dihina.
Lalu, kenapa tidak ada yang bisa memahamiku, Tuhan?
Ketika lebaran, kakaku yang lain tega bertegur sapa dengan faisal. Begitu saja, sudah membuatku merasa tidak disayang. Hingga aku menangis. Apakah mereka tidak mengerti perasaanku? tidak bisakah mereka bersimpati denganku? Jika aku tidak bilang, mereka tidak akan mengerti bahwa aku kesakitan. Apakah segitu tidak pekanya manusia? Kenapa tidak mencoba berempati sedikit saja??
Seorang sahabat, ketika kita benar2 membutuhkannya, justru di saat terendah dalam hidupku, aku dibuang begitu saja bahkan dihina bahwa aku tidak tahu apa apa.
Tuhan, tidak ada kah orang yang benar2 setia?
Jika tidak ada, aku rela menyendiri di dunia ini.
Karena, sangat menyakitkan memiliki hubungan dengan orang yang tidak mengerti dan memahami kita.
Comments
Post a Comment