Learn to be grateful/ realize the value of opportunity
Aku baru menyadari bahwa kita harus menghargai kesempatan untuk mengenal orang - orang yang ada di lingkaran kita.
Seperti sekarang, aku bersama mama. Aku harusnya banyak bersyukur aku bisa dekat dengan mama. Ini yang aku inginkan dari dulu kan? bekerja/berkarir tetapi masih bisa dekat dengan mama.
Masih bisa berkarir sambil mengurus pabrik mama.
Bahkan karirku lumayan bagus. Dapat tempat kerja yang super enak, bisa berangkat sesukanya jam berapa. tetapi tetap bertanggung jawab. Dapat exposure luar negeri. Prancis lagi.
Tidak kusangka, aku bisa mengenal banyak bule.
So fast.
Bule yang dulu sepertinya aku gaakan berinteraksi dengan dia karena levelnya yang tinggi. Sekarang, aku berada di sana, bisa berkomunikasi dengan dia sesukanya.
Tetapi, aku harus terus bersyukur. tidak boleh memandang sepele kesempatan ini.
Aku sering sekali memandang sepele banyak kesempatan dimana banyak orang berlomba lomba untuk mendapatkan kesempatan itu.
Aku memang kurang bersyukur .
Hidupku sekarang, adalah hidup yang aku impikan beberapa tahun yang lalu.
Seharusnya aku banyak bersyukur.
Bahkan sekarang, bule itu sangat mengapresiasi hasil pekerjaan ku.
Katanya, aku orangnya teliti.
Tetapi, kenapa ya seperti ada yang kurang setiap harinya.
Aku tidak tahu itu apa. Tapi dari dulu. tidak, bukan sejak dulu. Tetapi sejak bapak tidak ada.
Itu yang kurang. semua ini terasa kurang karena bapak tidak ada..
'
Terima kasih Tuhan.
Comments
Post a Comment