Penyesalan
- Get link
- X
- Other Apps
Barusan ketemu mama Tanya, sebetulnya bukan salah beliau menanyakan hal itu. membandingkan penghasilanku jika di semarang vs Jakarta. |
Karena itu pula yang sering aku lakukan pada diriku sendiri |
Aku terus menerus menyesali kesempatan yang hilang |
Itu kah mengapa aku selalu bangun siang? |
Aku selalu tidak bersemangat ke kantor. setiap aku dihadapkan masalah, aku mudah sekali untuk menyerah, dan selalu menyesal dan bertanya. kenapa aku harus ada disini. |
Secara tidak sadar, begitulah aku berbicara kepada diriku sendiri |
Aku tidak tahu sampai kapan aku akan seperti ini. |
| Penyesalan itu tidak pernah hilang. |
Meskipun entah berapa lama aku tidur berusaha untuk menghilangkannya. |
| Penyesalan itu tetaplah ada |
Apakah jika aku tetap di Jakarta, aku tidak akan memiliki penyesalan? |
| Aku pikir tidak. |
Aku pasti akan punya penyesalan yang lebih besar. Bagaimana aku tidak menemani mama, bagaimana aku kehilangan moment dengan keluarga, adikku. bagaimana aku tidak memantau pertumbuhan adikku. |
Aku pikir hidup adalah pilihan. Kita dihadapkan pada pilihan penyesalan mana yang akan kita pilih. |
Tuhan, kenapa hidup mesti serumit ini? |
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment